Safari Dakwah di Ibnu Hafidz, Syekh Anas Jaber Serukan Pelurusan Niat dalam Menghafal Al-Qur’an
Ibnu Hafidz, Subang - Jum’at (01/05) Ponpes Ibnu Hafidz mengadakan Safari Dakwah bertema Mencetak Sejuta Penghafal Qur’an. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Syekh Anas Jaber, yang dikenal sebagai adik dari almarhum Syekh Ali Jaber.
Dalam ceramahnya, Syekh Anas menekankan satu hal yang beliau sebut sebagai fondasi seluruh amal: niat. Menurut beliau, upaya sebesar apa pun dalam beribadah, termasuk menghafal Al-Qur’an, akan kehilangan makna jika dilandasi keinginan untuk dipuji manusia.
Beliau mengingatkan, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan atau hafalan, melainkan pembeda yang tegas antara keimanan dan kemunafikan. Dalam penjelasan beliau, orang yang dekat dengan Al-Qur’an akan memperoleh cahaya petunjuk, sementara mereka yang menjauh darinya diingatkan akan konsekuensi berat di akhirat.
Selain itu, Syekh Anas menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat yang tidak hanya berbicara tentang keindahan bahasa, tetapi juga menjadi pedoman hidup menyeluruh. Karena itu, menghafal Al-Qur’an harus ditempatkan sebagai ibadah yang murni, bukan sarana memperoleh pengakuan.
Dalam sesi yang sama, beliau juga menyampaikan peringatan tentang tiga golongan yang disebut akan mendapat azab lebih dahulu sebelum orang kafir: mereka yang berjihad dengan niat keliru, mereka yang berinfak demi pujian, dan mereka yang menghafal Al-Qur’an semata-mata untuk dilihat orang lain.
Di luar materi dakwah, Syekh Anas turut menawarkan inisiatif donasi Al-Qur’an untuk para santri. Beliau menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya melanjutkan cita-cita sang kakak dalam mencetak satu juta penghafal Al-Qur’an di Indonesia.(Zeal)
Comments
Sign in with Google to leave a comment
No comments yet. Be the first to share your thoughts!